PEMBEKALAN UPT (Unit Pelaksanaan Teknis)

AU (Administrasi Umum)

AU berada di lantai 2 gedung biru . Bagian AU menaungi peminjaman fasilitas yang ada di STIKOM Surabaya misalnya peminjaman ruangan, bus, kursi dan lain – lain.

Tata cara peminjaman ruang & peralatan :

  1. Mahasiswa meminta form peminjaman di AU
  2. Mahasiswa mengisi form peminjaman dan di tanda tangani oleh mahasiswa yang bertanggung jawab pada peminjaman.
  3. Setelah itu berikan form pada petugas dan akan disah kan oleh petugas.
  4. Foto copy form sebanyak 3 lembar.
  5. Berikan lembar 1 kepada petugas AU, lembar 2 Bagian Kemahasiswaan dan lembar 3 pada Satpam.
  6. Simpan form yang asli sebagai bukti.

Kemahasiswaan

Pada dasarnya Perguruan Tinggi mempunyai tugas untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM-Mahasiswa) yang berkualitas. Kualitas SDM yang dimaksudkan bukan hanya pada lingkup kompetensi, ketrampilan dan keahlian akademik (Hard Skill atau

Akademic Skill) saja, tetapi juga menyangkut kepribadian, attitude, moral dan keimanan (Life Skill atau Social Skill). Hal ini berarti Perguruan Tinggi tidak hanya sekedar menyuguhkan kegiatan akademis belaka, namun juga kegiatan-kegiatan non akademis. Untuk pengembangan

Soft Skills, bagian Kemahasiswaan STMIK STIKOM Surabaya berkewajiban mengelola kegiatan dan program pembinaan Soft Skills dengan berkoordinasi bersama para kepala Program Studi serta berkoordinasi dengan bagian terkait dalam rangka menyediakan sarana dan fasilitas sebagai wadah organisasi kegiatan mahasiswa, sehingga memungkinkan pengembangan penalaran, bakat minat dalam seni, budaya, dan olah raga, kesejahteraan serta pengabdian kepada masyarakat.

DEMA

Kedudukan organisasi ini sebagai organisasi non-struktural di lingkungan STIKOM berfungsi untuk menjaring, menampung dan menyaring serta mengemas aspirasi mahasiswa dalam lingkungan STIKOM tentang apa yang dirasakan dan dihadapi dalam bermacam-macam kegiatan yang telah maupun akan diadakan oleh Senat Mahasiswa. Selanjutnya aspirasi tersebut diolah untuk diteruskan kepada lembaga untuk mendapatkan tanggapan dan tindak lanjut.  DEMA mempunyai kedudukan yang sejajar dengan SEMA serta menjalankan fungsi pengawasan bagi pelaksanaan Program Kerja SEMA, dan berintegrasi dengan Hima Prodi.

SEMA

Organisasi ini adalah pelaksana ( eksekutif ) dari Program Kerja Tahunan SEMA yang diputuskan dalam Rapat Kerja Tahunan SEMA.  Program Kerja Tahunan SEMA di dasarkan kepada :

  1. penjabaran arahan/kebijaksanaan lembaga kedalam Program Kerja Senat Mahasiswa Tahunan

  2. Mengkoordinasikan, mengkomunikasikan dan mengsinkronisasikan aktifitas kegiatan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) dan UKK (Unit Kegiatan Kerohanian) kearah semangat kompetisi yang sehat dan prestasi

  3. Mengembangkan ketrampilan manajemen organisasi mahasiswa.

KOPMA

Menyediakan beberapa barang kebutuhan mahasiswa, misalnya alat-alat tulis, buku paket, fotocopy, makanan kecil, kafe, wartel dan sebagainya. Kopma ini memiliki badan hukum dan dalam kepengurusannya dikelola oleh mahasiswa ada dalam bimbingan dan pembinaan bagian Kemahasiswaan. Koperasi mahasiswa ini juga mengemban tugas untuk mengenal dan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta atau interprenuership pada mahasiswa STIKOM Surabaya

Perpustakaan

Jam Layanan :

  • Senin – Jum’at : 07.00 – 19.00 WIB

  • Sabtu : 07.00 – 12.00 WIB

Layanan perpustakaan diberikan dengan tujuan memberikan kemudahan akses informasi dan pendayagunaan bahan perpustakaan dari semua jenis karya cetak maupun karya dijital yang menjadi koleksi perpustakaan STIKOM Surabaya. Selain itu, pelayanan di perpustakaan STIKOM terus ditingkatkan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi berdasarkan minat, kebutuhan dan permintaan masyarakat pelanggan perpustakaan.

Cara menggunakan komputer katalog :

Cara menggunakan komputer katalog dengan memasukkan kata kunci untuk judul, atau pengarang, atau subyek. Dari komputer katalog ini kita mendapatkan informasi apakah koleksinya sedang dipinjam atau tidak, jumlahnya berapa, dan lokasinya dimana. Sedangkan fungsinya adalah untuk:

    • Penelusuran koleksi
    • Informasi koleksi baru
    • Usulan pembelian koleksi
    • Masukan untuk perpustakaan

Tata tertib perpustakaan :

  • Memasuki Perpustakaan dengan tertib melalui pintu yang telah ditentukan dan wajib memasukkan NIM/NIK /

NIAB (No Induk Anggota Baca) di komputer yang telah disediakan

  • Bersepatu dan memakai pakaian rapi, (baju dimasukkan pada rok / celana dan tidak memakai kaos blong/tanpa krah).
  • Tidak membawa tas, jaket dan tidak memakai topi (bisa dititipkan di Loker). Barang berharga harap dibawa masuk (bila perlu lapor kepada petugas).
  • Tidak membawa makanan, minuman dan tidak merokok di dalam ruangan
  • Turut menjaga ketenangan suasana perpustakaan (bagi yang membawa HP harap mode silent diaktifkan)
  • Wajib memeriksakan semua barang yang dibawa kepada petugas saat meninggalkan ruangan

Aturan dan ketentuan peminjaman Koleksi :

  • Mahasiswa aktif :
  • 3 expl Bahan Pustaka, masing-masing selama 6 hari
  • 1 expl Majalah, selama 2 hari (jika bendel selama 6 hari)
  • 1 keping CD (baik CD Software atau CD Buku) selama 1 hari
  • Mahasiswa tugas akhir :
  • 5 expl Bahan pustaka, masing-masing selama 30 hari
  • 1 expl Majalah selama 2 hari (jika bendel selama 6 hari)
  • 1 keping CD selama 1 hari

Keuangan

Pelayanan bagian mahasiswa :

  1. Biaya pengembangan / BP / SP

Hanya dikenakan sekali pada saat menjadi mahasiswa baru.

  1. Biaya Operasional Pendidikan / BOP / SPP

Dibayarkan setiap semester yang merupakan satu kesatuan dari biaya kuliah, registrasi, praktikum, dan ujian. Besarnya BOP akan sama pada setiap semester hingga tahun ke – 4. Dan setelah melewati tahun ke – 4 akan naik sesuai dengan BOP angkatan berikutnya atau maksimal 25 % dari BOP awal.

Pembukaan kolektif rekening CIMB NIAGA :

  • Bukti registrasi / KTM
  • Fotocopy KTP
  • Mengisi surat keterangan dengan membawa foto 3 x 4.
  • Membawa uang Rp. 500.000
  • Membawa 2 materai Rp.6.000.

Tata cara pembayaran angsuran BOP :

  • Mahasiswa mensetor uang ke masing – masing rekening CIMB NIAGA nya sebelum tgl 10 untuk setiap bulannya.
  • Uang otomatis akan terdebit.
  • Untuk yang tidak menggunakan autodebit, bisa mentransfer uang sejumlah angsuran ke rekening stikom (CIMB atau BCA).
  • Menyerahkan bukti transfer beserta nama dan nim ke bagian keuangan di lantai 2 gedung biru.

MÁIRÍN DUFFY, designer of Fedora Project

Mungkin banyak orang yang tidak mengetahui tentang Máirín Duffy. Wanita cantik ini adalah seorang artis sekaligus menjadi seorang designer dari Proyek Fedora. Mo, yang merupakan panggilannya ini adalah seorang yang mengerjakan pekerjaannya menggunakan Sistem Operasi Linux. Banyak orang yang beranggapan bahwa Linux adalah sistem operasi yang identik dengan baris perintah (Command Line) tanpa game sekalipun di dalamnya. Tetapi untuk Mo hal tersebut adalah hal yang salah. Mo menggunakan Linux khususnya fedora untuk mendesain gambar apapun itu entah untuk game, atau desain logo, poster, T-Shirt dan lain-lain. Wanita kelahiran Queens, New York saat ini tinggal di Massachusetts. Profesi Mo saat ini adalah UI design yang terdiri dari UI, grafik, maket, dan grafik untuk membuat/membangun design perangkat lunak yang elegan. Mizmo menggunakan fedora pertama kali ketika di bangku kuliah. Saat itu Mo menggunakan Red Hat 5.0. Kemudian Linux User Group di kampusnya meyakinkan Mo untuk menggunakan Debian di tahun pertama karena user friendly. Kemudian Mo kembali menggunakan fedora 3 sejak tahun 2004.

Mo pertama kali ingin menjadi UI Design di latar belakangi oleh keluarganya yang pada saat itu sangat menikmati game petualangan di PC XT IBM yang dibuat oleh perusahaan Sierra On-Line. Mo belajar cara menentukan pola permainan dan kemudian dia tertarik untuk mendisain interaksi antara manusia dan komputer untuk Sierra ketika ia besar. Tetapi Perusahaan Sierra telah banyak berubah dan traffic Sierra mulai menurun bahkan ditutup. Tetapi hal tersebut tidak menutup semangat Mo untuk tetap belajar seni gambar pada komputer.

Banyak desainer yang menggunakan MAC untuk masalah desain. Tetapi untuk Mo tidak. Mo pernah menggunakan salah satu produknya tahun 2006. Tetapi Mo menghentikannya. Aplikasi desain yang sering dia gunakan adalah Inkscape, Gimp, MyPaint, Scribus, Xournal, dan PDF MOD.

Hebatnya lagi Mo dapat bergabung bersama desainer lainnya yang menggunakan aplikasi yang ada di Sistem Operasi lain ketika ada kolaborasi pembuatan proyek desain.

Jika ingin mengenal Máirín Duffy lebih dalam anda dapat membaca blognya disini :

http://blog.linuxgrrl.com/
http://fedoraproject.org/en/using/life/mairinduffy.html

Prof. Yohannes Surya dan Mestakung-nya

Bagi para siswa maupun mahasiswa cerdas, para motivator, guru-guru, dan dosen-dosen. Siapa yang tidak mengenal sosok Professor yang memiliki sifat cinta tanah air ini? Pasti semua kenal dengan Prof. Yohannes Surya. Beliau sangat dikenal sebagai
pengajar profesional tim siswa olimpiade internasional dalam bidang fisika. Sudah banyak prestasi siswa-siswa Indonesia berkat bimbingannya. Bahkan anak-anak yang tidak sekolahpun dari Papua beliau bisa mengantar mereka menjadi juara dunia hanya dengan mengajarkan mereka ilmu alam dalam waktu 6 bulan. Baca selengkapnya disini.

Mungkin ada yang bertanya, apakah kunci kesuksesan dari sang Professor dapat mengantar Putra-putri bangsa menjadi juara internasional? Secara tidak langsung pengalamanlah yang membuat kita menuju puncak. Kemudian mulai kembali bertanya, apakah pengalamannya? Beliau memiliki pengalaman dari dalam negeri maupun luar negeri. Prof. Yohanes selalu tekun dalam bidangnya sehingga mendapatkan pengalaman luar biasa dalam hidupnya. Banyak pengalaman yang bisa dipelajari dari Prof. Yohanes. Salah satu pengalaman beliau adalah membawa putra-putri bangsa menjadi juara Internasional. Pengalaman lah yang membuat Prof. Surya berpikir tentang sebuah konsep belajar siswa yang terbaik menurutnya. Konsep tersebut dapat berhubungan tentang cara kita berpikir hingga alam semesta ini membantu untuk mendapatkan solusi permasalahan yang sedang kita hadapi. Beliau menyebutnya dengan nama “Semesta Mendukung” disingkat “Mestakung”.

Tentang Mestakung

Mestakung adalah singkatan Semesta Mendukung. Ketika siswa didiknya pertama kali bertemu dengan Prof. Surya, beliau selalu berbicara tentang Mestakung.

Mestakung merupakan konsep yang mendukung kita untuk keluar dari jalan kritis dan dibantu oleh sesuatu yang ada di sekitar kita. Agar lebih mengerti langsung menuju contoh. Seorang anak kecil ingin merasakan apakah “kasar” itu. Kemudian anak kecil itu berpikir dan melihat sekelilingnya. Ternyata anak kecil melihat benda yang permukaannya bergelombang tidak jelas. Kemudian anak itu memegang benda tersebut dan meraba permukaan benda tersebut. Dia masih bingung apakah benda ini yang dinamakan benda “kasar”. Kemudian anak itu menuju orang tuanya dan bertanya “Pa, benda ini kasar yah?” kemudian ayahnya merasakan permukaan benda tersebut dan menjawab, “Iya nak, benda ini kasar.” Anak kecil tersebut telah menemukan jawabannya. Ini adalah contoh sederhana. Kalau contoh rumitnya adalah menghitung rumus fisika.

Seorang guru fisika-ku pernah bercerita kepada saya. Beliau bercerita tentang seorang siswa yang dibimbing oleh Prof. Surya. Siswa tersebut pernah merasakan mestakung. Dimulai dia mengerjakan soal fisika yang begitu rumit pada malam hari. Siswa ini tidak bisa mengerjakannya.

Dalam mestakung ada 3 hukum yang disebut dengan krilangkung yaitu :

1. Dalam setiap kondisi kritis ada jalan keluar.
2. Ketika seorang melangkah, ia akan melihat jalan keluar.
3. Ketika seorang tekun melangkah, ia akan mengalami mestakung.

SUMBER : http://www.yohanessurya.com/activities.php?pid=401

Siswa tersebut dalam kondisi kritis tidak bisa mengerjakan soal tersebut. Kemudian dia tertidur beberapa jam untuk menenangkan pikiran. Terbangun di malam hari dengan setengah sadar. Tanpa dia sadari dia gelisah dengan soal fisika tersebut dan ternyata dalam setengah sadarnya tersebut dia melihat solusi untuk menyelesaikan soal tersebut. Setengah sadar pun dia tekun untuk melangkah menyelesaikan soalnya. Disinilah siswa tersebut mengalami mestakung dimana sel-sel dalam tubuhnya memberi semangat dan bersatu untuk tetap fokus dalam menyelesaikan soal fisika. Kemudian dia tertidur lagi. Pagi hari, siswa tersebut bangun dan melihat kertas yang berserakan dengan perhitungan fisika yang rumit dan harus menerima kenyataan bahwa soal yang dia kerjakan tadi malam telah selesai dia selesaikan. Luar biasa.

Kejadian mestakung-pun pernah dirasakan oleh teman-teman saya. Singkat cerita ketika dia ingin menyelesaikan soal Phytagoras. Ketika itu dia sedang bingung menyelesaikan soal. kemudian dia terbaring dan melihat sebuah ruangan berbentuk balok (kamarnya sendiri). Ternyata dia mendapatkan inspirasi untuk menyelesaikan soal Phytagoras.

Masih banyak kejadian sehari-hari yang ada hubungannya dengan mestakung.
Jika ingin melihat konsep mentakung dapat download teorinya dibawah ini :

Kondisi awal mestakung

Tentang krilangkung

Akhirnya selesai juga aku berbagi cerita tentang mestakung. Semoga bermanfaat. Penulis mengucapkan maaf apabila ada salah kata dan salah konsep. Sekian. (ZE)

Tutorial pembuatan ID CARD (OKK SESSION)

Bahan & alat

Bahan
1. Duplek
2. Kertas A4 yang didesain sesuai kreatifitas individu
3. Doubletape
4. Tali kur

Alat
1. Gunting
2. Cutter
3. Penggaris
4. Pensil

Langkah-langkah pembuatan
* Baca & pahamilah terlebih dahulu..!

1. Potong kertas duplek menggunakan gunting dengan ukuran kertas A4 sebanyak 2 buah.

2. Tempelkan kertas A4 yang sudah di desain sekreatif individu (satu kelompok sama) ke kertas duplek yang telah terpotong.


3. Potong kertas duplek berbentuk segidelapan dengan sisi 5-6cm per sisinya sebanyak 2 buah.
4. Potong kertas duplek berbentuk persegipanjang sebanyak 4 buah, 2 buah persegipanjang berukuran sisi panjang 15 cm dan lebar 5 cm, persegipanjang yang 1 berukuran sisi panjang 20 cm & lebar 2 cm, persegipanjang yang 1 berukuran sisi panjang 13 cm & lebar 2 cm.


5. Potong kertas duplek berbentuk persegipanjang untuk logo STIKOM dengan ukuran  5×4 cm.
6. Potong kertas duplek berbentuk lingkaran untuk logo kelompok, ukuran disesuaikan.


7. Untuk bagian depan, siapkan 1 kertas A4 yang sudah tertempel dengan kertas duplek, 1 kertas duplek segidelapan, 1 kertas panjang ukuran 5×4 cm, 1 kertas p.panjang ukuran 13×2 cm, & 1 kertas duplek lingkaran. Tempelkan semua sesuai dengan ketentuan panitia.

8. Untuk bagian belakang, siapkan 1 kertas A4 yang sudah tertempel dengan kertas duplek,  1 kertas duplek segidelapan, 2 kertas p.panjang ukuran 15×5 cm, 1 kertas p.panjang ukuran 20×2 cm. Tempelkan semua sesuai dengan ketentuan panitia.

9. Sambungkan kedua bagian(depan belakang) dengan menggunakan tali kur(yang di kelabang) modelnya seperti nomor pelari maraton, dan ukuran di sesuaikan dengan badan individu.
10.Nomor ID Card telah selesai & siap untuk digunakan pada saat OKK..!!

By elfasazayed Posted in Ospekku

Cara membuat koper dari kardus bekas (Persiapan OKK 2012)

Pembuatan koper dari kardus bekas dapat dilakukan dengan beberapa bahan yang mudah untuk didapatkan pada toko-toko yang ada di Surabaya.

Pertama yang kita lakukan adalah menentukan alat dan bahan yang digunakan :

1. Kardus bekas

2. Flipboard

3. Kertas manila berwana (Sesuai dengan prodi)

4. Tali tampar kurang lebih berdiameter 5mm (Warna bebas)

5. Selang bening

6. Lakban

7. Double tip

8. Cutter

9. Lem UHU

10. Tali kur

11. Mika kaku

Image

Flip Board

Image

Bahan bahan yang lainnya

Setelah mempersiapkan semua bahan maka kita mulai memasuki tahap pembuatan.

1. Potonglah kardus atau membagi dua kardus tetapi pinggiran-pinggirannya jangan digunting.

Image

2. Taruhlah flipboard pada kardus bagian dalam seperti foto dibawah ini :

Image

3. Kemudian berkan alas pada bagian bawah yang bertujuan untuk melapisi kardus agar kardus aman digunakan ketika membawa bawaan berat,

Image

4. Kemudian persiapkan selang dan tali tampar dimana tali tamparnya telah dimasukkan ke dalam selang. Berikan pinggiran-pinggiran yang banyak pada tali sebagai pengikat kardus seperti yang dicontohkan pada gambar :

Image

5. Setelah itu rapikan dan lem kardus tersebut hingga membentuk koper kemudia balutlah koper kardus tersebut sesuai dengan warna prodi masing-masing.

Image

Sekian. Zayed Elfasa

TA tidak selesai – selesai

Masalah : Kesulitan dalam mengerjakan TA

Gejala :

–          Tidak punya referensi

–          Skill kurang

–          Tidak punya banyak pengetahuan

–          Tidak punya banyak kenalan

Penyelesaian:
Dapat menerapkan metode : Problem Solving, menambah ilmu pengetahuan dan wawasan

Langkah-langkah Sistematis Problem Solving

1.      Tetapkan Tujuan

Merupakan langkah awal yang harus dilakukan untuk fokus menyelesaikan suatu masalah tertentu. Tujuan yang bias akan menyebabkan proses pemecahan masalah tidak akan fokus dan tujuan tidak tercapai dengan baik.

2.      Tulis / petakan permasalahan yang ada

Langkah ini bisa jadi merupakan langkah paling penting dalam problem solving. Tanpa pemahaman yang baik atas masalah, solusi tidak akan pernah benar. Agar pemetaan masalah dapat sesuai dengan kondisi yang ada, diperlukan pengamatan, data dan informasi yang akurat serta keterlibatan pihak-pihak yang berada di dalam atau yang berdekatan dengan sistem termasuk motif masing-masing pihak. Pemetaan masalah ala SWOT mungkin bisa membantu, hanya saja dalam SWOT tidak dikaji hal-hal lain yang mungkin berperan lebih besar dari kelebihan-kelemahan-kesempatan-ancaman. Petakan masalah sejelas mungkin, sederhana dan runtut berdasarkan kronologis. Sangat baik memetakan dalam bentuk visual warna dan gambar yang memperjelas diferensiasi dan rangkaian kejadian seperti pada metode MIND MAPPING.

3.      Cari akar permasalahan yang mungkin

Suatu masalah sering disebabkan oleh masalah lainnya sehingga atas suatu masalah terlihat banyak masalah yang menjadi penyebabnya. Padahal sebenarnya hanya ada sedikit akar permasalahan untuk kasus masalah yang kompleks sekalipun dan bahkan sering ditemui masalah yang kompleks dengan satu akar permasalahan yang justru sangat sederhana. Telah dikembangkan metode untuk menemukan akar permasalahan (RCA / Root Cause Analysis) diantaranya 5 Why Analysis dan Fishbone. Akar penyebab masalah yang tepat biasanya apabila secara rasional tidak terjadi hubungan sebab-akibat yang tidak logis dengan beberapa masalah yang ada.

4.      Kembangkan hipotesis

tahap ini pada dasarnya merangkum antara masalah hingga akar masalah yang paling mungkin. Hipotesis bisa lebih dari satu jika masalahnya kompleks. Hipotesis umumnya akan berupa pernyataan yang menggambarkan hubungan antara dua variabel dalam konteks pemecahan masalah.

5.      Tetapkan analisis dan informasi yang diperlukan untuk menguji hipotesis

Hipotesis harus dapat diuji dengan cara / metode tertentu. Pengujian ini penting untuk memastikan atau verifikasi hipotesis. Dalam kajian ilmiah, bila hipotesis terverifikasi benar maka akan menjadi teori. Dalam konteks pemecahan masalah, maka bila hipotesis terverifikasi maka dapat dikatakan akar penyebab masalah telah dipastikan valid.

6.      Kembangkan berbagai alternatif solusi

Pada tahap ini dituntut kreatifitas tinggi dalam mengembangkan solusi yang mungkin. Sangat baik memunculkan semua solusi tanpa terkecuali. Sebagai pedoman, lihatlah sistem hingga subsistem yang ada dan pahami motif pelaku yang terlibat. Disarankan mengurai solusi dalam bentuk pohon solusi agar memudahkan untuk mengembangkan sebanyak mungkin solusi berdasarkan masing-masing cabang dan ranting pohon solusi. Sebaiknya alternatif solusi yang didapat disusun dalam suatu checklist. Untuk mendapatkan lebih banyak solusi, sebaiknya dilakukan brainstorming, bertanya kepada orang yang berpengalaman dengan masalah sejenis, membaca literatur, dan lain-lain.

7.      Seleksi alternatif solusi

Tahap ini pada dasarnya mengevaluasi tiap solusi yang telah ada. Jika solusi yang tersedia cukup banyak, maka dapat dilakukan dalam beberapa tahap seleksi. Dimana pada tahap awal seleksi dengan mempertimbangkan aspek yang dianggap prioritas utama bagi organisasi seperti peraturan, norma dan etika, serta hal-hal prinsip lainnya. Setelah itu seleksi berikutnya dengan mengevaluasi solusi dengan pertimbangan yang tingkat prioritasnya lebih rendah seperti biaya yang diperlukan, waktu yang dibutuhkan, tingkat kesulitan solusi, dan tingkat dampaknya. Kadang-kadang diperlukan penggabungan solusi hasil seleksi untuk memecahkan masalah atau terdapat satu solusi jitu yang dapat memecahkan beberapa masalah berbeda yang terjadi secara bersamaan.

8.      Susun prioritas tindakan

untuk menentukan prioritas tindakan atas beberapa solusi pilihan, dapat dilakukan dengan cara pemetaan 4 kuadrant hubungan antara penting-genting dan dampak-tingkat kesulitan. Tentu saja prioritas pertama tindakan akan dimulai dari tindakan solusi yang penting-genting-dampak tinggi-mudah.

9.      Kembangkan rencana implementasi

Dalam mengembangkan rencana implementasi perlu dipertimbangkan momentum waktu. Rencana ini sebaiknya dalam bentuk program kerja yang baik dan sistematis agar terkendali. Ada kalanya dalam suatu waktu tertentu terjadi beberapa masalah berbeda. Rencana implementasi juga harus dapat melihat efektifitas tindakan dengan menemukan suatu langkah yang dapat menyelesaikan beberapa masalah sekaligus (strategi jitu).

Sumber : http://manajemenproyekindonesia.com/?p=1344

Solusi ke – 2 : menambah ilmu pengetahuan dan wawasan

1. Belajar di Perpustakaan

Ada banyak perputakaan yang bisa kita masuki secara gratis tanpa dipungut bayaran seperti misalnya perpustakaan sekolah, perpustakaan kampus, perpustakaan masjid, perpustakaan umum daerah, perpustakaan negara, dan lain-lain. Asalkan kita berpakaian, berpenampilan dan berperilaku sopan kita pun tidak akan menemui masalah yang berarti di dalam perpustakaan umum. Kita bisa membaca sepuas hati kita di dalam perpustakaan susuai dengan banyaknya waktu yang kita miliki dan mungkin bisa juga kita bawa pulang ke rumah untuk dibaca di rumah setelah menjadi anggota perpustakaan.

2. Belajar Lewat Layar Kaca (TV) dan Pesawat Radio

Kita juga bisa belajar dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Ada banyak acara televisi, acara radio, vcd, dvd, bd, program komputer dan permainan video game yang bisa memberikan tambahan ilmu pengetahuan. Dengan bermain video game berbahasa asing pun kita akan dipaksa untuk belajar bahasa tersebut.

3. Belajar di Internet

Saat ini ada banyak sekali materi belajar yang bisa kita pelajari di internet sesuai dengan mudah. Berbagai macam bentuk materi seperti artikel, dokumen pdf, buku elektronik, online radio, suara, gambar hingga video bisa dengan mudah kita dapatkan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan kita. Tidak hanya sebatas materi saja akan tetapi kita pun bisa bertanya langsung ke orang yang lebih mengerti walaupun tidak kita kenal sama sekali di dunia nyata. Ada komunitas-komunitas yang bisa kita masuki dan kita mintakan jawaban atau pandangan mereka terhadap pertanyaan-pertanyaan yang dapat memuaskan rasa ingin tahu kita.

4. Menyerap Ilmu Seseorang

Dari banyak melakukan obrolan dengan orang lain pun bisa kita kembangkan untuk menyerap ilmu lawan bicara kita. Dari mulai omongan ringan biasa lalu kemudian kita singgung sesuatu yang dia sukai dan dia kuasai yang belum kita pahami sehingga dengan demikian akan terjadi diskusi yang mengarah pada pembelajaran secara langsung dari seseorang yang mengerti kepada yang belum mengerti. Tidak harus topik kaku seperti fisika, akuntansi, bahasa indonesia dan lain sebagainya, tetapi bisa juga topik yang menyenangkan seperti berita terbaru, hobi, karir, bisnis, tips, dan lain sebagainya.

5. Pinjam Media Belajar Orang Lain

Jangan ragu-ragu untuk meminjam buku-buku, cd-cd, game-game, dan lain sebagainya yang isinya bisa menambah wawasan kita. Jangan sungkan juga untuk meminjam bahan belajar yang lebih muda dari kita yang masih duduk di bangku sekolah atau kuliah. Coba ingat-ingat siapa yang kita kenal dekat yang suka belajar juga. Tetapi jangan sampai lupa untuk mengembalikan barang yang telah kita pinjam.

Sumber : http://organisasi.org/tips-cara-menambah-ilmu-pengetahuan-wawasan

Pengisian Kartu Rencana Studi

Gejala : “waktu yang dibutuhkan krs lama”

Masalah : “Penjadwalan dari krs yang tidak terjadwal”

Solusi yg ditawarkan : dibuatkan teknik simulasi antrian dari setiap mahasiswa yang melakukan pengisian kartu rencana kerja study

Sistem Antrian

Gross dan Haris (Gross, 2001) mengatakan bahwa sistem antrian adalah

kedatangan pelanggan untuk mendapatkan pelayanan, menunggu untuk dilayani jika

fasilitas pelayanan (server) masih sibuk, mendapatkan pelayanan dankemudian

meninggalkan sistem setelah dilayani. 

Selanjutnya Dimyati (Dimyati, 2002) menggambarkan sistem antrian sebagai berikut :

Image

Menurut Gross dan Haris (Gross, 2001), ada beberapa karakteristik sistem

antrian, yaitu:

A. Pola Kedatangan 

Pola kedatangan pelanggan atau input ke sistem antrian biasanya dinyatakan

dalam bentuk banyaknya kedatangan tiap satuan waktu atau waktu antar

B. Pola Pelayanan

 Pola pelayanan dinyatakan sebagai kecepatan atau laju pelanggan yang dilayani

tiap unit satuan waktu atau sebagai satuan waktu yang dibuthkan untuk melayani

pelanggan

 

  • Lama waktu simulasi = waktu mulai sampai dengan selesai, waktu mulai = 0
  • Rata-rata Mahasiswa menunggu (dari datang s/d selesai) = total mahasiswa menunggu / jumlah mahasiswa
  • Persentase petugas menganggur = total petugas menganggur / waktu simulasi x 100%
  • Mahasisewa sibuk (Utilization) = Waktu petugas sibuk = 100% – persentase petugas menganggur

Image

Proses

Mahasiswa 1 masuk krs pada menit ke 1

Mahasiswa 1 dilyani pada menit ke 1

Mahasiswa 2 masuk menit ke 4

Mahasiswa 2 menunggu dalam antrian untuk dilayani

Mahasiswa 1 selesai dilayani pada menit ke 5

Mahasiswa 1 dilayani selama 4 menit

Mahasiswa 2  dilayani pada menit ke 5

Mahasiswa 3 masuk pada menit ke 7

Mahasiswa 3 menunggu dalam antrian untuk dilayani

Mahasiswa 2 selesai dilayani pada menit ke 9

Mahasiswa 2 dilayani selama 5 menit

Mahasiswa 3 dilayani pada menit ke 9

Mahasiswa 3 selesai dilayani pada menit ke 13

Mahasiswa 3 dilayani selama 6 menit

Total waktu 15 menit

 

Image

Jumlah total simulasi= 15 menit

Total petugas kosong =0 menit

Petugas kosong =0 %

Server sibuk 100%

Gallery

RESUME PTI PERTEMUAN 6

Zayed elfasa (114101010127) Data Warehouse, Data Mart, OLAP, dan Data Mining Data Warehouse Data warehouse adalah basis data yang menyimpan data sekarang dan data masa lalu yang berasal dari berbagai sistem operasional dan sumber yang lain (sumber eksternal) yang menjadi … Continue reading

Gallery

RESUME PTI PERTEMUAN 5

Zayed Elfasa (11410100127) MANAJEMEN BASISDATA Basis Data Kumpulan data yg ditata dengan cara yg memungkinkan untuk di akses, dicari, dan digunakan datanya. Data Kumpulan fakta yang berupa Text Angka Images Audio Video Informasi Data yg telah di olah Terorganisir Memiliki … Continue reading

Gallery

RESUME PTI PERTEMUAN 4

Zayed elfasa (11410100127) Komputer Proses dimana dua atau beberapa  komputer  atau perangkat memindahkan data, perintah, dan informasi. Penggunaan Teknologi Komunikasi Voice mail Fax E-mail Chatroom Instant Message FTP Newsgroup Telephony Videoconference Groupware Global Positioning System (GPS) Jaringan Sekumpulan komputer dan … Continue reading

Gallery

RESUME PTI PERTEMUAN 3

Zayed elfasa (11410100127) KONSEP DAN MANAJEMEN TEKNOLOGI INFORMASI Konsep Sistem Informasi Konsep system informasiadalah Sekumpulan orang-orang, hardware, software, jaringan komunikasi  dan data yang saling terkait  dan   bertujuan untuk  mengumpulkan, mengolah, menyimpan, dan menyebarkan   informasi untuk  mendukung pengambilan keputusan,  koordinasi, dan pengendalian. Sebagai bidang studi, SI menjembatani bidang usaha multidisiplin … Continue reading